Rabu, 09 Juli 2014

Hukum Bacaan Al Qur'an



Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hay Teman-teman, nama saya adalah Rahmad Herwin Alifianto panggil aja Herwin ya ! Saya disini akan berbagi ilmu Aama Islam.
Apakah kalian pernah membaca Al Qur’an ? Baca Al Qur’an itu gak gampang lho ! Kita harus mengetahui hukum bacaannya dahulu. Jika kalian belajar Al Qur’an mulai dari JILID 1 berarti anda seharusnya sudah mengetahui hukum-hukum bacaan tersebut. Ada apa saja sih hukum-hukum bacaan di Al Qur’an ? Mari simak penjelasan berikut :
·         IZHAR dibagi menjadi dua, yaitu :
o   Izhar Halqi
o   Izhar Syafawi
Izhar Halqi Secara bahasa artinya membaca dengan jelas. Sedangkan menurut istilah adalah  mengeluarkan setiap huruf dari makhrojnya tanpa berdengung
Huruf izhar halqi jumlahnya ada 6, yaitu :
( a – ha – kho –‘a – gho – ha )
Jadi yang dimaksud dnngan bacaan izhar halqi adalah apabila Nun mati/tanwin bertemu dengan salah satu huruf izhar halqi maka dibaca JELAS

Izhar Syafawi cara membacanya samar-samar dan berdengung
Apabila mim sukun bertemu dengan huruf ba’ maka membacanya samar-samar dan berdengung
·        
Idgam Mimi / Mutamasilain
Biggunah
IDGOM
Bilagunnah
 



Idgam Bigunnah membacanya dengan dengung,sedangkan  Idgam Bilagunnah Dengan tak dengung
Huruf-huruf idgom bigunnah yaitu :
( wa – ma – na – ya ) ,Cara membacanya adalah  dengan memasukkan atau mentasydidkan ke dalam salah satu huruf yang empat tersebut dengan berdengung.
Huruf-huruf idgom Bilagunnah yaitu :
( Lam – Ro’ ) , Cara membacanya adalah dengan memasukkan atau mentasydidkan kedua huruf tersebut tanpa berdengung J
Idgom Mimi/Mutamasilain cara membacanya dengan berdengung sempurna
Hurufnya hanya ada 1 yaitu ( Mim  ) Definisi : Apabila ada mim sukun bertemu dengan huruf mim cara membacanya dengan berdengung sempurna J
·         IQLAB Secara bahasa atinya menempatkan sesuatu dari arah sesuatu,sedangkan menurut istilah adalah menjadikan huruf pada huruf lainnya dengan cara berdengung
Definisi : Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf (Ba’) maka cara membacanya adalah dengan mengganti huruf nun menjadi huruf mim serta dengan berdengung J

·         Ikhfa’
o   Ikhfa’ hakiki
o   Ikhfa’ Syafawi
Ikhfa’ Hakiki Menurut bahasa artinya menutup atau samar. Menurut istilah ikhfa’ hakiki adalah ibaratnya membaca huruf yang mati serta tidak bertasydid tetapi seperti bacaan izhar dan idgom dengan tetap berdengung pada huruf yang disukun atau ditanwin
Huruf-huruf Ikhfa’ hakiki :
(semua huruf hijaiyah selain yang termasuk anggota Izhar halqi,Idgom bigunnah dan bilagunnah, Iqlab)
Definisi : Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa’hakiki maka dibaca samar-samar.

Ikhfa Syafawi
Definisi : Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf (Ba’). Cara membacanya dengan samar dan berdengungJ


Untuk Sunting Hubungi :
·         BBM : 752B8882
·         SMS/skype video call : 082325370337
·         Whats App : 082325370337
·         Facebook : Rahmad Herwin Alifianto
·         Twitter : @rahmad_zhetya ( BLOKED )
·         Line ID : herwinchis
·         Instagram : -
·         Bee Talk : L Not Online L


Saya Rahmad Herwin Alifianto Salah satu murid dan calon ustadz / pemuda masjid Al Muttaqien Pete mengucapkan Selamat Berpuasa dan Idul Fitri J

Sayang sekali halaman ini perlu perbaikan !

Minggu, 15 Juni 2014

Pengelolaan Lingkungan Hidup

 Apakah yang dimaksud pengelolaan lingkungan gidup ?

Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan lingkungan hidup.
Tujuan-nya adalah 
  • melindungi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup;
  • menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan manusia;  
  • menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup dan kelestarian ekosistem; 
  • menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup dan kelestarian ekosistem;
  • mencapai keserasian, keselarasan, dan keseimbangan lingkungan hidup;
  • menjamin terpenuhinya keadilan generasi masa kini dan generasi masa depan;
  • menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup sebagai bagian dari hak asasi manusia;
  • mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana;
  • mewujudkan pembangunan berkelanjutan; dan
  •  mengantisipasi isu lingkungan global.
Contoh Pengelolaan lingkungan :
  1. Reboisasi, yaitu berupa penanaman kembali tanaman terutama pada daerah-daerah  perbukitan yang telah gundul.  
  2. Rehabilitasi lahan, yaitu pengembalian tingkat kesuburan tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.  
  3. Pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang wilayah sesuai dengan karakteristik dan peruntukan lahan.  
  4. Menjaga daerah resapan air (catchment area) diupayakan senantiasa hijau dengan cara ditanami oleh berbagai jenis tanaman keras sehingga dapat menyerap air dengan kuantitas yang banyak yang pada akhirnya dapat mencegah banjir, serta menjadi persediaan air tanah.    
  5. Pembuatan sengkedan (terasering) atau lorak mati bagi daerahdaerah pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.  
  6. Rotasi tanaman baik secara tumpangsari maupun tumpang gilir, agar unsur-unsur hara dan kandungan organik tanah tidak selamanya dikonsumsi oleh satu jenis tanaman.
  7. Penanaman dan pemeliharaan hutan kota. Hal ini dimaksudkan supaya kota tidak terlalu panas dan terkesan lebih indah. Mengingat pentingnya hutan di daerah perkotaan, hutan kota sering dinamakan paru-paru kota.
Soal :
  1. Mengapa lingkungan harus dilestarikan ?
  2. Dimana seharusnya kita melakukan reboisasi ?
  3. Mengapa kita harus membvat sengkedan ?
  4. Mengapa kita harus membuat daerah resapan air ?
  5. Apa yang dimaksud (pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan lingkungan hidup. ) ?